Bayi Lahir Terlalu Dini ? Baca selengkapnya

HEALTHYNESIA - Biasanya bayi lahir terlalu dini atau prematur merupakan pengalaman pahit bagi kedua orang tua, karena umumnya mereka merasa belum siap menghadapi kenyataan ini. “ Apa salah kami dan dapatkah ia tumbuh wajar seperti anak-anak yang lain ? “ itulah pertanyaan yang sering berkecamuk di benak orang tua.

Perawatan dan penanganan bayi lahir prematur dengan benar biasanya menyelamatkan bayi dari masa krisis
Image : bidanmu.com

Bahkan banyak orang tua yang merasa ngeri melihat bayi sekecil itu. Perasaan mereka menjadi tak menentu, sedih, cemas dan ngeri bercampur menjadi satu. Mereka pun merasa ragu-ragu, ingin hati menyayangi bayi yang tak berdaya itu, namun terbersit rasa khawatir bayai tersebut akan meninggal dan tentu hal ini akan membuat mereka lebih kecewa lagi.

Dokter, bidan dan perawat di rumah sakit pun umumnya telah menyadari, bahwa tugas mereka bukan sekedar merawat bayi yang lahir terlalu dini tersebut. Juga menjaga perasaan kedua orang tua dalam menghadapi krisis ini. Sebab selama kehamilan orang tua biasanya mempunyai bayangan ideal tentang bayi yang akan lahir. Bayangan tersebut berupa gambaran bayi yang sehat, manis dan dapat di banggakan pada sanak keluarga serta handai taulan.

Meski demikian, bayi yang lahir terlalu dini bukanlah akhir dari sebuah harapan. Asalkan perawatan diberikan sebaik-baiknya.

Bayi Lahir Terlalu Dini ( Prematur )

Bayi lahir terlau dini umumnya mempunyai berat badan kurang dari 2500 gram. Sedangkan kebanyakan bayi lahir dengan berat badan antara 2500 – 3500 gram, terjadi pada minggu ke 40, atau pada usia kehamilan sembilan bulan.

Menurut penelitian, kira-kira satu diantara 20 bayi yang lahir cukup umur mempunyai berat badan lahir rendah, sehingga merekapun memerlukan perawatan khusus serupa. Biasanya hal ini di sebabkan oleh pertumbuhan yang sangat lamban selama berada dalam rahim.

Tidak semua bayi-bayi kecil sama keadaannya. Bayi lahir dini adalah yang dilahirkan sebelum waktunya dan mempunyai tubuh kecil karena pertumbuhannya belum sempurna. Misalnya, rata-rata berat badan bayi setelah minggu ke 28 dari usia kehamilan adalah 1000 gram. Dan pada usia 36 minggu kehamilan berat badannya mencapai 2500 gram.

Perlu dibedakan antara bayi-bayi yang lahir dini dan bayi-bayi yang cukup umur seperti yang telah disebutkan diatas, karena dalam beberapa hal sikap bayi-bayi ini berlainan. Dapat dimisalkan orang dewasa yang sehat tetapi mempunyai ukuran badan seperti anak-anak, tentu sikap mereka akan berbeda, bukan ?

Faktor-faktor Penyebab bayi Lahir Prematur

Faktor-faktor yang mempengaruhi kelahiran dini dapat terjadi sebelum dan pada masa kehamilan. Agar kemungkinan ini dapat di cegah, ada beberapa hal yang penting di ketahui oleh wanita hamil diantaranya.
Faktor-faktor yang ada sebelum masa kehamilan antara lain, usia, berat badan, pernah keguguran, pernah mengalami kelahiran dini, adanya kelainan-kelainan pada rahim serta penyakit-penyakit tertentu. Bila wanita hamil berusia kurang dari  17 tahun dan lebih dari 35 tahun, kemungkinan untuk melahirkan bayi prematur lebih besar. Juga bila berat badan si ibu di bawah normal ketika ia mulai hamil. Sedangkan dua kali atau lebih keguguran mempertinggi kemungkinan terjadinya kelahiran sebelum waktunya. Masih ada pertentangan pendapat apakah satu kali keguguran juga menyebabkan peristiwa yang sama.

Sama halnya dengan keguguran, satu kali terjadi kelahiran dini juga mempertinggi kemungkinan terjadinya hal yangg sama. Maka para wanita yang masuk dalam kategori ini otomatis mempunyai resiko bahaya yang sangat besar. Di samping itu kelainan-kelainan pada rahim dan penyakit-penyakit umum seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, ginjal dan penyakit hati, juga memperbesar risiko ini.

Komplikasi yang terjadi selama masa kehamilan yang sering menyebabkan bayi lahir dini antara lain bayi kembar dua atau lebih, perdarahan dan infeksi. Hampir separuh dari bayi kembar di lahirkan sebelum waktunya. Infeksi apapun yang terjadi pada masa kehamilan, termasuk diantaranya penyakit kelamin, infeksi ginjal, infeksi va**na, dan infeksi rahim, meningkatkan kemungkinan ini.

Faktor-faktor yang menyangkut cara hidup kerapkali juga menyebabkan kelahiran ini. Misalnya kebiasaan minum minuman keras, merokok, penggunaan obat-obat secara sembarangan tanpa sepengetahuan dokter, pekerjaan yang terlalu melelahkan serta tekanan jiwa stress emosional.

Beberapa Kesulitan

Hari pertama setelah melahirkan sampai kira-kira dua minggu merupakan hari-hari yang paling kritis. Jika bayi telah melewati masa ini, kemungkinan besar ia akan selamat. Tetapi ada pengecualian, yakni bayi yang harus di bantu pernafasannya dengan alat tertentu, belum terhindar dari bahaya sampai mereka benar-benar dapat bernafas sendiri dan paru-parunya telah tumbuh normal.

Bayi yang lahir terlalu dini akan mengalami kesulitan untuk menghisap, menelan dan mencernakan susu. Dan mereka tidak akan tumbuh sengan cepat serta tidak bersikap seperti bayi yang lahir cukup umur. Hal ini terjadi sampai ia mencapai usia cukup pada saat seharusnya dia di lahirkan.

Jika bayi lahir tiga atau empat minggu sebelum waktunya, maka kesulitan yang akan di hadapi tidaklah besar. Mungkin akan kelihatan mengantuk dan tidak begitu tertarik untuk menyusu, atau mungkin ia tidak begitu suka mengisap. Dalam hal ini dengan bantuan seorang bidan dan atau perawat ketekunan, pengertian dan kesabaran, maka kesulitan kecil tersebut akan segera bisa diatasi.

Bayi yang lahir dini akan lebih cepat merasa kedinginan, karena ia hampir tidak mempunyai lapisan lemak di bawah kulit. Biasanya untuk mengatasi hal ini ia dimasukkan dalam ruangan khusus ( inkubator ). Di dalam tenmpat khusus ini suhu dapat diatur sedemikian rupa sehingga mendekati suhu dalam rahim ibu. Setelah ia tidak ditempatkan dalam inkubator lagi, ibu dapat menyelimutinya jika tampak kedinginan.

Kemungkinan kesulitan lain adalah berupa “ paru-paru basah “ hal ini terjadi karena proses pengeluaran cairan dari dalam paru-paru agak lamban. Tetapi tak perlu khawatir, karena hal ini dapat diatasi dengan mudah.

Membagi Perasaan

Menghadapi bayi yang lahir terlalu dini, kedua orang tua tentu diliputi berbagai perasaan seperti telah dikemukakan diawal tulisan ini. Namun sikap suami istri yang hangat serta saling mencintai akan dengan mudah membagi segala perasaan suka maupun duka di antara mereka berdua. Adakalanya salah seorang diantaranya berusaha mengambil alih semua kesulitan dan menghibur pasangannya. Meskipun pertimbangan demikian memang baik, tetapi dalam menghadapi kesulitan dan situasi semacam ini segala hal yang menggembirakan maupun menyedihkan sebaiknya di pikul bersama-sama.

0 Response to "Bayi Lahir Terlalu Dini ? Baca selengkapnya"

Post a Comment

Total Pageviews